Jumat, 05 Agustus 2016

Kami Sedang Mempersiapkan Bank Sampah

Ini lokasi pembuangan sampah illegal di sekitar kompleks rumah kami Perumahan Citra Daya Permai 2 (Eks. Kodam 2) RT.E RW.2 dekat dari SMP 34 Daya. Dua tahun belakangan warga di sini tidak membayar iuran pengangkutan sampah karena ada lokasi penggalian di belakang kompleks dimana mereka bisa membuang sampah gratis. Mereka tidak menyadari atau mungkin tidak peduli bahaya yang ditimbulkan dari perilaku ini.


Kami sudah mencoba berdiskusi dengan pemerintah setempat untuk mencegah penumpukan sampah ini terjadi tetapi mereka juga sudah menyerah. Sebenarnya sudah ada beberapa bank sampah yang ada di Kota Makassar tapi itu belum bisa mewadahi seluruh kota, hanya beberapa.

Kami berusaha untuk peduli sebab kami tidak ingin terkena dampaknya. Rencana kami adalah membuat bank sampah agar bisa meminimalisir penumpukan sampah. Secara rinci rencana kami sebagai berikut : 
  1. Hal paling penting untuk kami lakukan di awal adalah mengadakan dana untuk membuat tempat penampungan sampah kering sehingga mudah untuk kami olah di usaha kami recycleandcraft.blogspot.com. Kami membuat souvenir dari barang bekas seperti kertas, botol plastik, dan kantong kresek. Hanya saja kami belum bisa membuat tempat penampungan sampah karena keuntungan dari usaha ini belum banyak.
  2. Membuat newsletter untuk edukasi lingkungan yang dibagikan kepada tetangga agar mereka sadar pentingnya menjaga lingkungan sehingga pencemaran air, tanah, dan udara bisa dihindari. Target utama nasabah bank sampah kami adalah anak-anak karena kompleks ini dekat dari SD dan SMP, juga kami yakin anak-anak lebih mudah untuk menangkap dan peduli daripada orang dewasa. 
  3. Jika kedua point ini mulai berjalan kami akan mengajak ibu-ibu rumah tangga untuk membuka usaha souvenir dari bahan daur ulang yang lebih besar sehingga bisa menjadi lahan ekonomi bagi mereka.
  4. Keuntungan dari semua itu akan kami gunakan untuk memelihara ternak yang mengkonsumsi sisa makanan rumah tangga seperti ayam.


Barang bekas yang tidak bisa kami daur ulang akan kami jual ke pedagang pengumpul barang bekas. Kami sudah berbicara dengan mereka untuk melakukan kerja sama untuk bisnis penjualan barang bekas.

Selain itu kami ingin membuat tempat sampah terpisah untuk sampah basah sehingga bisa langsung menampung limbah makanan rumah tangga dan dibuat menjadi kompos. Agar tanah yang tadinya ditempati untuk membuang sampah bisa kami olah untuk kebun bersama warga.

Jika masih ada sampah yang belum bisa kami daur ulang, kami akan menampungnya dan bekerja sama dengan truk pengangkutan sampah kota Makassar, keuntungan dari bank sampah tadi akan dipakai membayar iuran truk sampah. Tapi kami berharap bisa mendaur ulang semua sampah yang ada.



Kami tidak sabar untuk memulai kegiatan ini. Terima kasih kalian peduli dan mau membantu :*

Tidak ada komentar:

Posting Komentar