September 03, 2016

Semangat Formasi Baru

Pertengahan Mei 2015 lalu, Ekbess mengumumkan logo baru Recycle and Craft. Dalam pengumuman itu, Ekbess menulis;

Saat ini sementara proses memperbaiki Recycle and Craft Shop secara keseluruhan, mulai dari blog, mengumpulkan uang untuk membuat website, mempersiapkan untuk lebih masif membuka toko online menjual bahan dan perlengkapan craft yang murah, serta terus menyebarkan semangat daur ulang. Yup! Ada banyak ide dan apa daya tangan saya hanya dua :(
Berjalan setahun, banyak yang terjadi, dan di akhir 2016 ini, Recycle and Craft dengan semangat yang sama, kembali mengumumkan sebuah perubahan: Recycle and Craft sekarang memiliki tiga pasang tangan kembali. Dua pasang tangan lain, milik Wana dan Vivi, yang mengisi ruang kosong sepeninggal Dini dan Adi.

Keputusan ini menjadi bulat utuh sejak Agustus 2016. Setelah melewati beberapa obrolan langsung, dan grup chat WhatsApp, kami menyepakati formasi baru ini. Untuk bersama-sama melakukan apa yang kami sukai dalam semangat menyebarkan semangat daur ulang, sebagaimana Recycle and Craft diniatkan pada awal terbentuk.

Bersamaan dengan dua anggota baru, banyak yang ingin kami kerjakan dengan, bersama, dan melalui Recycle and Craft. Ide-ide bermunculan, dan rencana-rencana mulai terasa mendesak saking bersemangatnya kami ingin mewujudkan. Semangat ini kami bagi-bagi, untuk memilah-milah dan mempertimbangkan mana yang harus dilakukan terlebih dahulu, mana yang tidak diperlukan, dan mana yang harus selalu kami usahakan. Sambil mulai mengerjakan persiapan Bank Sampah, perbaikan internal Recycle and Craft sendiri dengan anggota baru, dan melanjutkan workshop-workshop rutin yang sempat dihentikan selama beberapa waktu. Tiga hal utama ini kami jalankan secara bersamaan, walaupun pada prosesnya kami tetap harus melakukannya satu per satu.

Bagaimanapun juga, kesemuanya tidak bisa dilakukan sekaligus.

Kami berharap perjalanan ini tidak harus kami lalui sendiri. Recycle and Craft berangkat dari kepedulian akan hal-hal disekitarnya, maka kami berharap dalam perjalanannya Recycle and Craft mendapat dukungan dari hal-hal di sekitarnya pula. Semoga “menuai apa yang ditanam”, adalah proses yang selalu berjalan dalam ruang-ruang kebaikan bagi Recycle and Craft dan segala hal yang berhubungan dengannya.

Semoga kalian sama bersemangatnya dengan kami, dan sampai bertemu di workshop-workshop Recycle and Craft!



Peluk Hangat,
Recycle and Craft

August 05, 2016

Recycle and Craft Trash Bank

This is an illegal waste disposal sites around our housing area of "Citra Daya Permai 2" (eks. KODAM 2) RT. E RW. 2, close to Public Junior High School "34 Daya". For the last two years the residents here have not been paying waste transporting fees since there is excavation site at the back of housing area where they can dispose waste and litter without paying fees. They do not realize or probably do not care about the harmful effects of this behavior.


We have tried discussing this issue with local authorities to prevent accumulation of waste but they also give up. Actually, several waste banks were established in Makassar but still were unable to handle and accomodate the needs of the whole town, only few of them.

We care because we do not want to be impacted. Our plan is to establish waste bank in order to minimize the buildup of waste. Details of our plans as follows:
  1. The most important thing for us to do in the beginning is to hold funds to build dry waste reservoirs so it will be easier for us to process the materials for our economic base: recycleandcraft.blogspot.com. We make souvenirs from recycled materials such as papers, plastic bottles, and plastic bags. The challenge is we still cannot afford to build a landfill since the benefits we get from that business is not much.
  2. We also want to build separate bins for wet waste so it can directly collect household food waste then compost it, so the land that had been occupied for littering can we cultivate into gardens together with the residents.
  3. Create newsletter for environmental education to distribute to the neighbours so they will be more aware of the importance of protecting the environment to prevent water, soil and air pollution. The main target of our garbage bank customers are children because the housing area is close to elementary and junior high schools, we also believe children are easier to learn and care than adults.
  4. We will use the benefits of those projects to farm livestocka that consume household leftovers such as chickens and pigs.

We will sell used goods which we cannot recycle to collectors. We talked to them about possibility of working together to run business of selling used goods.

 If there is still garbage we cannot recycle, we will contain it and cooperate with garbage transporting trucks of Makassar city, the benefits of of waste bank will be used to pay garbage trucks fee. But we hope we are able to recycle all garbage.

If both these points above start running we will invite and encourage housewives to open a larger business of souvenirs from recycled materials so it can be their economic base. 


We cannot wait to start this project. Thank you that you care and want to support :*

Kami Sedang Mempersiapkan Bank Sampah

Ini lokasi pembuangan sampah illegal di sekitar kompleks rumah kami Perumahan Citra Daya Permai 2 (Eks. Kodam 2) RT.E RW.2 dekat dari SMP 34 Daya. Dua tahun belakangan warga di sini tidak membayar iuran pengangkutan sampah karena ada lokasi penggalian di belakang kompleks dimana mereka bisa membuang sampah gratis. Mereka tidak menyadari atau mungkin tidak peduli bahaya yang ditimbulkan dari perilaku ini.


Kami sudah mencoba berdiskusi dengan pemerintah setempat untuk mencegah penumpukan sampah ini terjadi tetapi mereka juga sudah menyerah. Sebenarnya sudah ada beberapa bank sampah yang ada di Kota Makassar tapi itu belum bisa mewadahi seluruh kota, hanya beberapa.

Kami berusaha untuk peduli sebab kami tidak ingin terkena dampaknya. Rencana kami adalah membuat bank sampah agar bisa meminimalisir penumpukan sampah. Secara rinci rencana kami sebagai berikut : 
  1. Hal paling penting untuk kami lakukan di awal adalah mengadakan dana untuk membuat tempat penampungan sampah kering sehingga mudah untuk kami olah di usaha kami recycleandcraft.blogspot.com. Kami membuat souvenir dari barang bekas seperti kertas, botol plastik, dan kantong kresek. Hanya saja kami belum bisa membuat tempat penampungan sampah karena keuntungan dari usaha ini belum banyak.
  2. Membuat newsletter untuk edukasi lingkungan yang dibagikan kepada tetangga agar mereka sadar pentingnya menjaga lingkungan sehingga pencemaran air, tanah, dan udara bisa dihindari. Target utama nasabah bank sampah kami adalah anak-anak karena kompleks ini dekat dari SD dan SMP, juga kami yakin anak-anak lebih mudah untuk menangkap dan peduli daripada orang dewasa. 
  3. Jika kedua point ini mulai berjalan kami akan mengajak ibu-ibu rumah tangga untuk membuka usaha souvenir dari bahan daur ulang yang lebih besar sehingga bisa menjadi lahan ekonomi bagi mereka.
  4. Keuntungan dari semua itu akan kami gunakan untuk memelihara ternak yang mengkonsumsi sisa makanan rumah tangga seperti ayam.

Barang bekas yang tidak bisa kami daur ulang akan kami jual ke pedagang pengumpul barang bekas. Kami sudah berbicara dengan mereka untuk melakukan kerja sama untuk bisnis penjualan barang bekas.

Selain itu kami ingin membuat tempat sampah terpisah untuk sampah basah sehingga bisa langsung menampung limbah makanan rumah tangga dan dibuat menjadi kompos. Agar tanah yang tadinya ditempati untuk membuang sampah bisa kami olah untuk kebun bersama warga.

Jika masih ada sampah yang belum bisa kami daur ulang, kami akan menampungnya dan bekerja sama dengan truk pengangkutan sampah kota Makassar, keuntungan dari bank sampah tadi akan dipakai membayar iuran truk sampah. Tapi kami berharap bisa mendaur ulang semua sampah yang ada.


Kami tidak sabar untuk memulai kegiatan ini. Terima kasih kalian peduli dan mau membantu :*