March 01, 2018

Ada Kelas Baru?

Penyakit yang sering menjangkit: membuat jeda yang cukup panjang untuk kembali nge-blog, sampai canggung sendiri ketika memulai kembali.

Kali ini, untuk memulai percikan semangat, tulisannya agak pendek, hanya sebuah pengumuman saja. Ada yang baru nih, dari RnC. Bukan hal yang signifikan, tapi tidak apa-apa kalau mau penasaran.

Jadi, selama ini RnC selalu menggunakan nama Recycle and Craft Day untuk semua kelas-kelas craft maupun daur ulang, bukan begitu? Karena ya memang, kalau mendaur ulang pastilah bentuk kerajinan tangan. Tapi, kadang, di tengah perjalanan, ada saja hal baru yang bermunculan. RnC mengalaminya juga, baru-baru ini. Setelah menghabiskan cukup waktu memikirkan arah dan tujuan perubahan ini, maka bulatlah sebuah keputusan. Dan sekarang, RnC akan memperkenalkan pada perubahan itu.

Perubahannya adalah, RnC punya nama baru untuk kelas craft yang tidak mendaur-ulang.


Artsy Crafty Day, kelas-kelas craft dimana tidak ada proses daur ulang di dalamnya. Iya, bukan perubahan signifikan memang, hanya menempatkan ini dan itu di tempat yang lebih sesuai saja. Juga untuk menegaskan bahwa ada dua hal dalam Recycle and Craft; recycle dan craft. Karena mendaur ulang adalah kerajinan tangan, mau tidak mau "craft" di nama RnC hanya terdengar seperti bagian dari "recycle" yang ada di depannya.

RnC senang mendaur ulang, tapi ada kalanya beberapa kelas craft yang diadakan memang tidak menyulap barang bekas supaya bisa digunakan kembali. Di beberapa kelas, RnC sepenuhnya menggunakan bahan-bahan yang baru, dan kadang, alat yang baru. Untuk itu, jika menggunakan Recycle and Craft Day untuk semua kelas craft RnC, rasanya agak janggal ketika kelasnya sama sekali tidak mendaur ulang. RnC tidak suka yang janggal, hanya suka angka ganjil supaya bisa menggenapkan. Artsy Crafty Day ini, bukan ingin mengurangi porsi kelas daur ulang apalagi mengkhianati jati diri, itu tidak terjangkau dan RnC lebih suka segala hal yang bisa digapai.

Tulisan ini sudah mulai kemana-mana, catatan untuk diri sendiri: canggung nge-blog tidak boleh jadi kebiasaan.

Sepertinya itu dulu, notifikasi dari RnC. Jadi kalau lihat hastag baru di postingan sosial media RnC, #ArtsyCraftyDay, you guys know what's going on. Everything else stays the same, at least for now. But we won't leave you behind if there's any changes to tell.



Peluk Hangat,
Recycle and Craft.

December 07, 2017

Kampung Literasi Wesabbe


Sejak bulan Mei 2017, Katakerja, Kedai Buku Jenny, dan Cafe Dialektika bersama Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia bekerja sama membentuk Kampung Literasi Wesabbe. Sebuah ruang bersama warga, komunitas, dan penggiat literasi untuk mewujudkan masyarakat yang melek akan budaya baca. Berlokasi di Wesabbe, sebuah kompleks perumahan di daerah Tamalanrea Makassar.

Recycle and Craft turut berpartisipasi di acara ini, mengisi kelas-kelas craft dan Daur Ulang bersama Harnita Rahman. Kebanyakan kelas-kelas craft ini diperuntukkan untuk anak-anak, dan biasa dilakukan pada hari minggu. Mengisi akhir pekan bersama kreatifitas dan warna-warna adalah sebaik-baiknya persiapan memasuki hari senin.

Untuk membaca lebih lanjut mengenai Kampung Literasi Wesabbe, kunjungi ini, dan ini, atau tonton di sini.



Salam hangat,

Recycle and Craft

October 03, 2017

Gantungan Kunci Bersama


Tidak ada yang lebih menyenangkan daripada melakukan kegiatan bersama teman-teman. Maka, ketika RnC diajak bergabung untuk mengisi acara September Ceria, membuat kerajinan tangan andalan, gantungan kunci dari tutup botol bekas, RnC begitu bersemangat. Acara ini digagas oleh teman-teman yang juga mendukung kegiatan RnC sejak awal terbentuk, jadi RnC dengan senang hati hadir, turut meramaikan.


Panitia September Ceria memilih Rumata Art Space sebagai tempat acara dan memilih akhir pekan terakhir di bulan September 2017, pada tanggal 29 dan 30. Dan berbagai macam pelapak dengan barang dagangannya hadir. Juga komunitas yang memenuhi Reading Area sebagai titik bersantai. Jajanan juga tidak ketinggalan, bersiap menanti tenggorokan yang haus dan perut yang lapar. Dan penampil-penampil yang menghibur di akhir acara setiap malamnya. Tidak lupa, rangkaian acara utama, diskusi bersama Herry Sutresna, membahas Ekonomi Kreatif. Ramai!


Workshop Gantungan Kunci RnC kedatangan peserta-peserta cilik, yang sangat antusias walau jumlah mereka tidak seberapa. Kelompok kecil RnC berkonsentrasi demi gantungan kunci di ruang pameran Rumata Art Space, di hari kedua, hari minggu. Menggunting, menjahit, dan menempel, dan setelahnya, adik-adik ini kembali berlarian dan bermain di luar dengan gantungan kunci di genggaman.